Kamis, 19 Mei 2011

JAVA Musikindo EO




JAVA MUSIKINDO mulai berdiri sejak tahun 1994, dengan tujuan menampilkan "live entertainment" untuk menunjang kebutuhan entertainment yang makin meningkat, sejalan dengan kemajuan dalam industri entertainment tidak hanya di Jakarta, tapi juga mencakup seluruh kota-kota lain di Indonesia.
Sebagai perusahan promotor, JAVA MUSIKINDO telah memiliki pengalaman dalam menampilkan berbagai artis, baik lokal maupun manca negara. Tujuan utama JAVA MUSIKINDO akan untuk mencapai sukses di setiap konser yang kami adakan, karena itulah untuk mencapai hal tersebut, kami sangat selektif dalam memilih artis yang akan kami tampilkan.
Komitmen JAVA MUSIKINDO untuk selalu mendukung artis Indonesia yang berbakat, telah dibuktikan dengan tampilnya mereka sebagai band pembuka pada konser-konser yang diadakan oleh JAVA MUSIKINDO.
Sejak awal, kami telah menerima dukungan penuh dari berbagai media, sponsor dan label. Dengan dukungan berbagai pihak, kami akan terus untuk menggelar berbagai konser.

Tentang Adrie Subono
Bermula pada keyakinan bahwa bisnis hiburan adalah bisnis yang tidak akan pernah mati dan mempunyai peluang yang sangat menguntungkan.

Mengisi kekosongan minimnya pertunjukan Artis Internasional di Indonesia pada saat itu, Adrie bersama JAVA Musikindo – nya mulai menekuni bidang ini.

Dengan berbekal pengalaman dua puluh tahun bisnis Internasional dibidang Telekomunikasi dan Perkapalan, Adrie mengusung bendera JAVA selangkah demi selangkah dan dengan cara learning by doing.
Adrie yang menikahi Chrisye pada tanggal 26 November 1978 ini mempunyai tiga anak yaitu Melanie yang membawahi bagian talent Christy yang mengurusi promosi dan Adrian yang membawahi bagian Artist Management di perusahaan milik ayahnya ini.

Pada tahun 2004 bertepatan pada hari ulang tahun yang ke-50, Adrie menerbitkan buku yang berjudul WOW!!.

Buku yang mengisahkan pengalaman Adrie bersama JAVA Musikindo – nya selama sepuluh tahun itu berhasil menarik perhatian masyarakat khususnya bagi mereka yang ingin menggeluti dunia ke Promotor-an.

Pada tahun 2007 Adrie membentuk divisi baru yang khusus membidangi dunia rekaman dan yang sejauh ini sudah melahirkan dua Artis yang cukup dikenal masyarakat yaitu Ussy dan Domino.


Kesimpulan :
    
    Java Musikindo adalah promotor musik paling konsisten dan berpengalaman yang beroperasi di tanah air tercinta, Indonesia. Komitmen untuk menghadirkan yang terbaik dan berkualitas dunia, membuat Java musikindo memiliki tujuan meraih sukses setiap mengadakan konser. Beliau begitu hebat bagi saya. Meskipun jatuh bangun dalam menjalankan usaha ini, ia masih tetap semangat dan optimis. tidak ada kata menyerah dalam hidupnya. 



Kamis, 14 April 2011

Laporan Tugas Kewirausahaan

7. Es Mambo


     Minggu ke-7 saya menjual es mambo. Usaha ini juga dibantu oleh kakak saya. Saya menjual dua rasa yaitu, teh dan nanas. Sya hanya menjual es ini ke tetangga saya. Harga 1 es saya jual seharga Rp 500.
    

Laporan Tugas Kewirausahaan

6. Pulpen


     Minggu ke-6 saya menjual pulpen. Ya semua murid ataupun mahasiswa pasti sangat membutuhkan benda yang satu ini. Maka dari itu saya menjualnya ke teman-teman saya juga tetangga saya. Harga yang saya jual 1 buah pulpen yaitu Rp 1.000.

Laporan Tugas Kewirausahaan

5. Gelang


     Minggu ke-5 saya menjual gelang. Saya membelinya dari teman saya yang sudah biasa menjual gelang-gelang dalam jumlah yang banyak, tetapi saya hanya membeli 2 lusin. Saya menjual gelang ini ke teman-teman yang memesannya , seperti teman-teman kampus saya dan teman-teman main. Harga yang saya jual 1 gelang ialah Rp 2.500.

Laporan Tugas Kewirausahaan

4. Beng-Beng



     Minggu ke-4 saya menjual beng-beng. Banyak sekali orang yang suka dengan wafer coklat yang satu ini. Rasa coklat yang begitu khas membuat kita semua ingin mencoba memakannya lagi dan lagi. Saya menjual wafer ini ke teman-teman kampus saya dan juga ke tetangga sekitar rumah. 1 wafer beng-beng saya jual seharga Rp 1.000.

Laporan Tugas Kewirausahaan

3. Permen


     Minggu ke-3 saya menjual permen-permen. Saya menjual permen-permen ini ke teman-teman saya dan juga ke anak-anak tetangga saya. Saya lebih banyak menjual ke tetangga saya karena banyak sekali anak-anak kecil yang membelinya. saya menjual peremn ini dengan Rp 1.000 maka akan mendapatkan 8 permen.

Laporan Tugas Kewirausahaan

2. Permen Karet


     Minggu ke-2 saya menjual permen karet BigBabol. Karena anak muda sangat suka sekali mengunyah permen karet dikala sedang bermain atau melakukan kegiatan, maka saya mencoba menawarkan permen karet ini ke teman-teman sepermainan saya dan juga tetangga saya. Saya menjualnya 1 buah permen karet dengan seharga Rp 1.200.